INFO-TARGET.COM | SUKABUMI — Warga Ciambar, Kabupaten Sukabumi, sempat dibuat geger setelah seorang pria berjaket ojek online ditemukan terbaring lemas dan mengaku menjadi korban sekaligus pelaku penyerangan terhadap tiga orang. Pengakuan dramatis tersebut seketika memicu kepanikan, terlebih karena lokasi kejadian kerap dilewati para pengendara pada malam hari.
Pria berinisial AK, dengan kondisi seolah-olah ketakutan, mengklaim dirinya kehilangan uang setoran jutaan rupiah akibat diserang sekelompok orang. Ceritanya cepat menyebar dari mulut ke mulut hingga memberi kesan seolah ada aksi kriminal berbahaya yang tengah mengintai pengguna jalan.
Namun ketika aparat kepolisian melakukan pemeriksaan lanjutan mendalam, muncul sejumlah kejanggalan. Keterangan AK berubah-ubah dan tidak konsisten, hingga akhirnya terkuak bahwa seluruh peristiwa tersebut direkayasa.
Fakta mengungkap bahwa uang setoran yang diklaim hilang justru habis digunakan untuk bermain judi online. Seluruh skenario mulai dari tas yang disebut dirampas, klaim penyerangan, hingga aksinya tergeletak lemas sengaja dibuat untuk menutupi ketidakmampuannya menyetorkan uang COD hasil pengantaran paket.
Polisi kemudian meminta AK membuat video klarifikasi dan permintaan maaf untuk mencegah informasi menyesatkan terus menyebar dan memastikan masyarakat mengetahui bahwa tidak ada aksi kriminal maupun penyerangan di wilayah tersebut.
Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat agar tetap bijak menyikapi informasi yang beredar terutama di era media sosial, di mana kabar tidak terverifikasi dapat dengan cepat memicu kecemasan dan kesalahpahaman di tengah publik. (sintia.it)





