⭐️ INTIMIDASI MENCEKAM DI PUSAT PERBELANJAAN SUKABUMI, EMPAT DEBT COLLECTOR BERTATO KEPUNG SEORANG WANITA ⭐️

Jalan A. Yani, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.

INFO-TARGET.COM | SUKABUMI – Aksi penagihan utang oleh oknum debt collector kembali memicu keresahan publik. Kali ini, seorang perempuan di Kota Sukabumi menjadi target intimidasi saat berada di kawasan pusat perbelanjaan Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Cikole, pada Rabu (19/11) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban, Rima Melati (45), mengaku didatangi dua pria tak dikenal ketika hendak meninggalkan lokasi belanja. Mereka mengklaim sebagai petugas leasing dan menuding sepeda motor miliknya masih memiliki tunggakan pembayaran. Rima menolak menyerahkan kendaraan karena tidak ada identitas resmi maupun dokumen pendukung yang ditunjukkan.

Situasi kian mencekam setelah dua pria lainnya bergabung, sehingga total ada empat orang mengelilinginya. Rima mengungkapkan tekanan psikologis yang dialaminya meningkat, terlebih para pelaku bertubuh besar dan bertato, sehingga membuatnya merasa terancam meski berada di tempat umum.

“Saya sendirian dikerumuni empat laki-laki. Mereka besar-besar dan ada yang bertato. Saya sangat takut,” ujar Rima, Selasa (25/11/2025).

Kecurigaan korban semakin menguat setelah data kendaraan yang disebut para penagih ternyata tidak sesuai dengan motor yang ia gunakan. Ia menilai cara penyergapan seperti itu membahayakan warga, terutama perempuan, dan berpotensi menimbulkan tindakan kriminal di ruang publik.

Rima pun meminta aparat kepolisian turun tangan untuk menghentikan praktik penagihan intimidatif di area publik.

“Saya berharap polisi bertindak tegas. Bagaimana kalau ini terjadi pada orang lain yang tidak tahu apa-apa,” tegasnya.

Insiden tersebut kembali menguatkan tuntutan masyarakat agar praktik penagihan utang oleh pihak ketiga dilakukan secara manusiawi, sesuai prosedur hukum, dan bukan dengan cara main paksa atau menebar rasa takut. (red)

Array
Related posts
error: Content is protected !!