💼 BURSA KERJA SUKABUMI 2025: 1.000 LOWONGAN TERBUKA UNTUK UMUM, CATAT WAKTU DAN LOKASINYA!

Foto ilustrasi

INFO-TARGET.COM | SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Ketenagakerjaan siap menyelenggarakan Bursa Kerja 2025 pada Rabu, 26 November 2025, bertempat di Kampus Politeknik Sukabumi. Acara ini menghadirkan 14 perusahaan dari berbagai daerah, menyediakan lebih dari 1.000 lowongan kerja bagi masyarakat.

Menurut Kepala Bidang Nakertrans, Agus Mulyana, bursa kerja ini terbuka untuk semua kalangan. Para pencari kerja dapat mendaftar secara online melalui http://karirdaysukabumi.web.id, memilih perusahaan dan posisi yang sesuai, atau memanfaatkan barcode pendaftaran yang tersedia di lokasi.

“Pelamar yang sudah mendaftar dapat hadir langsung mulai pukul 08.00 hingga 15.30 WIB. Proses seleksi bisa dilakukan langsung di tempat atau dijadwalkan secara terpisah oleh perusahaan,” jelas Agus.

PT Al Zubara Manpower Indonesia menjadi penyedia lowongan terbesar dalam bursa kerja ini, dengan 500 posisi yang tersebar di 10 negara, mencakup lebih dari 50 jenis pekerjaan di tiap negara.

Dinas Ketenagakerjaan menargetkan kegiatan ini menjadi salah satu solusi nyata menekan angka pengangguran di Kota Sukabumi. Saat ini, tercatat sekitar 15 ribu warga atau 4% dari total penduduk 370 ribu masih menganggur.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Salah satu langkah strategis adalah peresmian Pasim Go Migrant Center pada 20 November 2025 bersama Menteri P2MI, Mukhtarudin, yang berfungsi sebagai pusat pelatihan kerja, sosialisasi, dan pengajaran bahasa asing.

“Kami akan bekerja sama dengan 17 perguruan tinggi di Sukabumi untuk mengurangi pengangguran. Pasim Go Migrant Center adalah jawaban konkret,” ujar Ayep. Pemerintah kota juga berencana mengaktifkan kembali balai latihan kerja (BLK) komunitas yang sempat tidak beroperasi.

Ayep menegaskan target jangka panjang, yaitu menjadikan Sukabumi sebagai kota dengan tingkat pengangguran terendah di Indonesia dalam 5–10 tahun mendatang, termasuk membuka peluang bagi penyandang disabilitas dan warga tanpa ijazah formal.

“Kami ingin mewujudkan Sukabumi sebagai Kota Bercahaya, bagian dari upaya membangun Indonesia yang sejahtera, adil, dan makmur,” pungkas Wali Kota. (Red)

Array
Related posts
error: Content is protected !!