PEMKOT SUKABUMI GELAR SAYEMBARA INOVASI SAMPAH UNTUK DORONG TEROBOSAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN

INFO-TARGET.COM | KOTA SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) resmi meluncurkan sayembara inovasi pengelolaan sampah yang wajib diikuti oleh 33 kelurahan dari tujuh kecamatan. Program ini dirancang untuk mencari gagasan terbaik dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang efektif, kreatif, dan berkelanjutan.

Menurut informasi dari Diskominfo Kota Sukabumi, sosialisasi program tersebut telah disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, kepada seluruh jajaran di Balai Kota pada Selasa (18/11).

Dalam pelaksanaannya, setiap kelurahan dan kecamatan diwajibkan mengajukan proposal inovasi pengelolaan sampah mulai 19 hingga 30 November 2025. Setelah pengumpulan proposal, pemerintah kota akan melakukan verifikasi lapangan di seluruh lokasi peserta pada 15–27 Desember 2025.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menegaskan bahwa sayembara ini bukan sekadar kompetisi, melainkan momentum memperkuat kepedulian masyarakat dan aparatur kelurahan terhadap kebersihan serta kelestarian lingkungan.

Dari seluruh proposal yang masuk, Pemkot Sukabumi akan memilih tiga ide terbaik yang dinilai paling layak untuk diimplementasikan sebagai program resmi pengelolaan sampah kota.

Bobby menuturkan bahwa proposal unggulan harus memuat konsep pengelolaan sampah yang realistis sesuai dengan kondisi Kota Sukabumi, memiliki potensi keberlanjutan, serta memberikan nilai ekonomis dari proses pengolahan sampah secara keseluruhan.

Saat ini, volume sampah di Kota Sukabumi mencapai 180–190 ton per hari. Sekitar 73 persen di antaranya masih bergantung pada Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Cikundul, sementara sisanya ditangani oleh masyarakat melalui berbagai pola pengelolaan mandiri. Volume sampah tahunan juga tercatat meningkat dari tahun ke tahun, yakni 65.795 ton pada 2021 menjadi 68.081 ton pada 2024.

Melihat tren peningkatan tersebut, pemerintah kota memandang perlunya langkah strategis dan terobosan baru agar timbunan sampah tidak berubah menjadi persoalan yang lebih besar.

“Sayembara ini merupakan ikhtiar Pemkot Sukabumi untuk menemukan inovasi yang mampu menekan volume sampah sekaligus membudayakan hidup bersih secara berkelanjutan,” ujar Bobby Maulana.

Array
Related posts
error: Content is protected !!