INFO-TARGET.COM | BOGOR – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi secara resmi menyalurkan dana kompensasi bagi masyarakat yang terdampak penutupan aktivitas tambang di wilayah Cigudeg, Rumpin, dan Parung Panjang, Kabupaten Bogor.
Program bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap warga yang kehilangan mata pencaharian akibat kebijakan penutupan tambang di kawasan tersebut. Senin. 03/11/25.
Dalam penyerahan yang berlangsung di Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Senin (3/11/2025), Dedi Mulyadi hadir bersama Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk menyerahkan langsung bantuan tahap pertama senilai Rp3 juta per kepala keluarga.
“Janji saya sudah ditepati. Hari ini mereka menerima tahap pertama sebesar tiga juta rupiah, karena anggaran di APBD 2025 belum mencakup keseluruhan rencana bantuan,” ujar Dedi kepada awak media.
Ia menjelaskan, pencairan dana akan dilakukan secara bertahap, masing-masing pada bulan November, Desember, dan Januari 2026. Sementara itu, untuk tahun 2026, pemerintah provinsi telah menyiapkan anggaran tambahan guna menuntaskan total kompensasi senilai Rp9 juta per penerima manfaat.
“Di tahun depan kita akan lanjutkan dua bulan berikutnya agar totalnya mencapai sembilan juta rupiah. Semuanya sudah kami siapkan dalam perencanaan awal tahun 2026,” tambahnya.
Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan di wilayah Bogor. (sandi)
📰 Kirim informasi dan peristiwa di sekitar Anda ke 📩 : redaksijabarku@gmail.com



Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, di wilayah Cigudeg, Rumpin, dan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Dok Info-target.com 
