INFO-TARGET.COM | SUKABUMI – Touring Ngabumi Session 4 menjadi bukti bahwa perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-155 tidak hanya sebatas seremoni. Sejak garis start di Pangleseran, Kecamatan Cikembar, semangat pelayanan publik langsung dibawa ke titik-titik pemberhentian sepanjang rute menuju wilayah selatan.
Kegiatan bertema “Kanya’ah ka Rahayat” itu melibatkan sejumlah perangkat daerah untuk menyalurkan bantuan dan layanan langsung kepada masyarakat. Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) menjadi salah satu yang mendapat sorotan karena memberikan manfaat langsung yang dapat dirasakan warga.
Pada pemberangkatan, Bupati Sukabumi Asep Japar menyerahkan secara simbolis kunci rumah tidak layak huni (rutilahu) yang telah rampung direnovasi untuk warga Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar. Penerima manfaat juga disertai dukungan lain berupa bantuan usaha dari Ketua TP PKK Kabupaten Sukabumi, layanan administrasi kependudukan dari Disdukcapil, bibit tanaman dari Dinas Pertanian, serta bantuan sosial Baznas.
Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan pembangunan tidak hanya berpusat di perkotaan.
“Touring Ngabumi membawa pesan penting. Yang kami serahkan bukan sekadar rumah atau fasilitas, tapi rasa aman dan keyakinan bahwa pemerintah betul-betul hadir di tengah masyarakat,” ujarnya, Minggu (26/10/2025).
Perjalanan berlanjut ke Jampang Tengah. Rombongan langsung meninjau progres pembangunan Alun-alun Jampang Tengah yang hampir selesai. Ruang publik baru ini dipersiapkan dilengkapi plaza, area olahraga, taman seni, wahana bermain anak, area kuliner, tribun, ruang laktasi, hingga perpustakaan.
Sambil masyarakat menikmati hiburan rakyat yang digelar di lokasi yang sama, pemerintah membuka layanan publik seperti pengobatan gratis, vaksinasi hewan kesayangan, pembuatan dokumen kependudukan, khitanan massal hingga penyaluran bantuan sosial.
Etape berikutnya menuju Desa Ciparay, Kecamatan Jampangkulon. Di sana, Bupati kembali menyerahkan satu unit rumah layak huni, ditambah empat unit lainnya bagi warga Jampangkulon dan Waluran. Pada kesempatan yang sama juga diresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang akan mengalirkan air bersih bagi 37 kepala keluarga.
Sendi menyatakan kegiatan ini memperlihatkan kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan pelayanan yang lebih merata.
“Warga di pelosok kini punya rumah lebih layak dan akses air bersih yang sebelumnya sulit dijangkau. Ini bentuk nyata dari semangat kanya’ah ka rahayat,” tegasnya.
Ia berharap model pelayanan seperti ini terus berlanjut dan menjadi budaya di lingkungan Pemkab Sukabumi.

Touring ditutup di Jampangkulon. Sambutan hangat warga dan kesenian tradisional menjadi penyemangat peserta setelah menyelesaikan perjalanan panjang. Meski acara selesai, manfaat bagi masyarakat tetap melekat dari setiap kilometer yang ditempuh.
Rumah yang kini lebih kokoh, air bersih yang mulai mengalir, serta senyum masyarakat di pelosok menjadi jejak yang ditinggalkan Touring Ngabumi Session 4 tahun ini.





