INFO-TARGET.COM | JAKARTA – Komite Pencegahan Korupsi (KPK) Jawa Barat menandai perjalanan delapan tahun kiprahnya dalam gerakan antikorupsi. Pemerintah pusat menyampaikan apresiasi karena kinerja lembaga ini dinilai nyata dan menjadi mitra strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.
Perayaan Hari Jadi ke-8 KPK Jawa Barat berlangsung di Gedung M. Toha, Soreang, Sabtu (25/10). Acara ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Pusat yang hadir melalui Staf Ahli Kementerian Pemuda dan Olahraga Dr. Ir. Hamka Noer, Staf Ahli Mendagri Irjen Pol. Edi Mardianto, perwakilan fraksi KPK RI, jajaran Polda Jawa Barat, Sekda Kabupaten Bandung Cakra Amiyana, Ketua DPRD Kabupaten Bandung, serta unsur Forkopimda lainnya.
Dalam amanat Mendagri yang dibacakan Irjen Pol. Edi Mardianto, disebutkan bahwa kontribusi KPK Jabar terbukti tidak sebatas slogan. Eksistensi dan capaian lembaga ini menjadi bukti konsistensi dalam mendukung negara mencegah dan memberantas korupsi melalui sinergi dengan aparat penegak hukum (APH) serta pemerintah daerah.
Menurutnya, usia delapan tahun menjadi perjalanan yang tidak singkat bagi sebuah lembaga independen dalam menjaga integritas serta mendorong terwujudnya pemerintahan yang berprinsip good governance.
Ketua KPK Jawa Barat Rdh. Piar Pratama dalam sambutannya menegaskan bahwa lembaganya akan terus melangkah maju meskipun diwarnai berbagai dinamika.
“Kami tetap konsisten mendukung pemerintah dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2018. Pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi tugas APH, tetapi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat,” ujarnya.

Piar menambahkan bahwa pihaknya akan memperkuat program edukasi publik melalui prinsip :
“masyarakatnya teredukasi, pemerintahnya terkoreksi, oknumnya yang melakukan korupsi dieksekusi.”
Ia juga memastikan bahwa KPK Jabar akan terus menjadi garda terdepan dalam mendukung prioritas program pemerintah pusat dan daerah melalui penegakan hukum serta kolaborasi luas dengan seluruh elemen, termasuk media cetak, online, hingga televisi.
Dari Polda Jabar, melalui Dirkrimsus yang hadir pada kegiatan tersebut, ditegaskan bahwa KPK Jabar selama ini bekerja berdasarkan data dan bukti. Tidak hanya terkait temuan dugaan tindak pidana korupsi, namun juga memastikan adanya edukasi publik serta upaya penyelamatan aset dan pengembalian kerugian negara.
“Langkah yang dilakukan KPK Jabar selama ini jelas terarah,” katanya.
Acara ditutup dengan harapan bersama agar sinergi pemerintah dan masyarakat semakin kuat demi mewujudkan Jawa Barat bebas korupsi. (Anto.IT)
📰 Kirim informasi dan peristiwa di sekitar Anda ke 📩 : redaksijabarku@gmail.com





