PANITIA HARI SANTRI DI PARUNGKUDA APRESIASI PENYEDIA KONSUMSI ATAS DUKUNGAN UNTUK RIBUAN PESERTA

Ustaz Kurniawan saat memberikan piagam kepada Ibu Lela Sumirat selaku pengelola SPPG Sukabumi Sejahtara Mandiri di Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi | doc.info-target.com

INFO-TARGET.COM | SUKABUMI – Panitia Hari Santri Nasional (HSN) tingkat Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, memberikan piagam penghargaan kepada para penyedia konsumsi yang telah mendukung penuh terselenggaranya rangkaian HSN 2025 pada Selasa–Rabu, 21–22 Oktober 2025.

Ketua Panitia HSN 2025, Ustaz Kurniawan, menjelaskan bahwa dukungan dari instansi pemerintah, lembaga keagamaan, organisasi kemasyarakatan, serta para donatur menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan yang diikuti ribuan santri tersebut. Ia juga menyoroti kontribusi kelompok SPPG atau dapur MBG di wilayah Parungkuda yang menyediakan konsumsi bagi peserta.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Mulai dari instansi pemerintah, para aghniya, anggota DPRD, hingga pengelola SPPG yang telah menyediakan konsumsi untuk para peserta,” ujar Kurniawan, Jumat (24/10/2025).

Berikut daftar dukungan penyediaan konsumsi dari SPPG:

• Yayasan Ruang Peduli (Dapur MBG Bojongkokosan 1): 150 nasi boks

• Yayasan Sukabumi Sukses Sejahtera Mandiri (Dapur MBG Bojongkokosan 2): 600 nasi boks

• Yayasan Sirojussadah Karunia (Dapur MBG Bojongkokosan 3): 500 nasi boks dan 4 dus susu

• Yayasan Assalafiyyah Nurul Hikmah (Dapur MBG Sundawenang): 150 nasi boks

• Yayasan Sakinatul Husna Alfarabi (Dapur MBG Ciutara): 100 nasi boks

• Yayasan Insan Mandiri Cendekia (Dapur MBG Warungceuri): 150 nasi boks

Menurut Kurniawan, partisipasi tersebut merupakan bentuk nyata solidaritas dalam memperkuat nilai keagamaan dan persatuan di tengah masyarakat.

“Semoga kolaborasi ini menjadi ladang kebaikan, serta menghadirkan keberkahan dan kesuksesan bagi semua,” ucapnya.

Rangkaian peringatan Hari Santri di Parungkuda dimeriahkan berbagai kompetisi kreativitas santri, seperti dakwah putra-putri, qiroatul kutub, hifzul mutun, hingga hadroh. Puncak kegiatan ditutup dengan upacara di Lapangan Monumen Palagan Perjuangan 1945 Bojongkokosan yang diikuti sekitar 2.250 peserta, terdiri dari unsur Muspika, pimpinan pondok pesantren, lembaga keagamaan, santri, siswa sekolah, madrasah, serta majelis taklim.

Kurniawan berharap kerja sama tersebut terus terjalin dalam berbagai momentum keagamaan dan sosial di Parungkuda mendatang. (red)

📰 Kirim informasi dan peristiwa di sekitar Anda ke 📩 : redaksijabarku@gmail.com

Array
Related posts
error: Content is protected !!