INFO-TARGET.COM | SUKABUMI – Lapas Kelas IIB Sukabumi kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan warga binaan yang mandiri dan siap berdaya saing setelah bebas. Lapas bekerja sama dengan Dinas Sosial Kota Sukabumi dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Murni menggelar pelatihan tata boga dengan fokus pembuatan kue basah, Jumat (24/10).
Kepala Lapas Sukabumi, Budi Hardiono, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian penting dari program pembinaan kemandirian yang selaras dengan arah kebijakan pemerintah, termasuk Asta Cita Presiden serta 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Pelatihan tersebut dirancang untuk membekali warga binaan dengan kemampuan praktis yang bernilai ekonomi. Budi berharap keterampilan tata boga dapat menjadi pintu bagi mereka untuk menekuni dunia usaha, khususnya sektor UMKM ketika kembali ke masyarakat.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Sukabumi serta kolaborasi erat antara Dinas Sosial dan LPK Murni. Menurutnya, sinergi lintas lembaga ini merupakan wujud komitmen bersama dalam membantu warga binaan kembali ke jalur kehidupan yang lebih baik dan produktif.
Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, turut memberikan dukungan penuh. Ia menilai pembekalan keterampilan kerja menjadi langkah strategis untuk membuka peluang masa depan yang lebih cerah bagi warga binaan, sehingga mereka bisa hidup mandiri dan terhindar dari potensi pengulangan pelanggaran hukum. (red)
📰 Kirim informasi dan peristiwa di sekitar Anda ke 📩 : redaksijabarku@gmail.com



Lapas Kelas IIB Sukabumi menggandeng Dinas Sosial Kota Sukabumi dan LPK Murni dalam pelatihan tata boga bagi warga binaan.
