PJ. SEKDA KOTA SUKABUMI HADIRI SILATURAHMI DENGAN GUBERNUR JAWA BARAT TERPILIH UNTUK OPTIMALISASI PEMBANGUNAN DAERAH

INFO-TARGET.COM | SUKABUMI – Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi, M. Hasan Asari, baru-baru ini menghadiri pertemuan silaturahmi yang penuh makna bersama Gubernur Jawa Barat terpilih, Kang Dedi Mulyadi, dan Sekda Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman. Pertemuan ini berlangsung di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, pada Selasa malam (11/2) dan dihadiri pula oleh Sekda se-Jawa Barat lainnya.

Acara ini menjadi momen penting dalam menyelaraskan kebijakan pembangunan daerah dengan visi dan misi kepala daerah terpilih di tingkat provinsi serta kabupaten/kota. Diskusi yang hangat ini berfokus pada langkah konkret untuk menyesuaikan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 agar sejalan dengan kebijakan gubernur serta para bupati dan wali kota yang baru dilantik.

“Pemerintah daerah wajib menyesuaikan anggaran secara bertahap, dengan deadline terakhir pada Agustus 2025,” tegas Hasan Asari. Poin penting lainnya adalah penangguhan sementara eksekusi anggaran dari provinsi, kecuali untuk program-program prioritas yang sifatnya wajib.

Salah satu fokus utama adalah peningkatan infrastruktur, terutama jalan penghubung antarwilayah. Hasan menambahkan, jika ada proyek yang ditangani oleh kabupaten/kota namun terkendala anggaran, provinsi akan siap membantu. Sebaliknya, jika ada jalan provinsi di daerah dengan potensi fiskal yang memadai, kabupaten/kota bisa berperan dalam pengerjaannya.

“Pembangunan infrastruktur yang terencana dan terkoordinasi dengan baik akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan membantu pengentasan kemiskinan di Jawa Barat,” ungkap Hasan.

Dalam hal efisiensi belanja daerah, gubernur terpilih mementingkan bahwa kebijakan anggaran 2025 harus tetap mendukung belanja publik yang esensial. Hasan juga menekankan pentingnya survei berkala untuk mengetahui kebutuhan masyarakat, setidaknya dua kali setahun, guna memastikan data yang akurat dan relevan.

“Kami berdiskusi tentang kebijakan untuk mencegah sekolah-sekolah swasta menahan ijazah siswa karena masalah biaya, mendukung akses pendidikan yang lebih inklusif,” tambahnya.

Pertemuan tersebut juga membahas rencana pemilihan desa terbaik di Provinsi Jawa Barat, di mana desa terpilih akan mendapatkan bantuan pembangunan senilai Rp5 miliar untuk meningkatkan fasilitas dan sarana yang dibutuhkan.

Dengan harapan besar, Pj. Sekda Kota Sukabumi menginginkan sinergi yang kuat antara pemerintahan provinsi dan kabupaten/kota di Jawa Barat, agar kebijakan pembangunan daerah bisa diterapkan secara efektif dan tepat sasaran. (*)

Array
Related posts
error: Content is protected !!
Tutup
Tutup